Perancangan Sistem Digital Marketing Menggunakan Prototype dan ISO 25010 pada PT Snapdev Digital Indonesia

Authors

  • Matthew Felix Hutabrat Universitas Pamulang
  • Fikri Alazmi Pohan Universitas Pamulang
  • Chairul Anwar Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.62951/switch.v4i4.931

Keywords:

Digital Marketing System, Digital Transformation, ISO/IEC 25010, Prototype Method, Web-Based Information System

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong perusahaan untuk mengadopsi transformasi digital dalam berbagai proses bisnis, termasuk aktivitas pemasaran. PT Snapdev Digital Indonesia, perusahaan yang beroperasi di sektor teknologi digital, membutuhkan sistem pemasaran digital yang efektif dan terintegrasi untuk mendukung aktivitas promosi dan meningkatkan interaksi dengan pelanggan. Namun, proses pemasaran saat ini masih bergantung pada berbagai media terpisah, sehingga menghasilkan penyampaian informasi yang kurang optimal dan manajemen konten yang tidak efisien. Studi ini bertujuan untuk menganalisis sistem yang ada, merancang dan mengembangkan sistem pemasaran digital berbasis web menggunakan metode Prototipe, dan mengevaluasi kualitas sistem berdasarkan standar ISO/IEC 25010. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Prototipe, yang terdiri dari perencanaan, perancangan, pengembangan prototipe, pengujian, dan penyempurnaan sistem berdasarkan umpan balik pengguna. Pemodelan sistem dilakukan menggunakan Unified Modeling Language (UML), termasuk diagram use case, diagram aktivitas, diagram sekuens, dan diagram kelas. Evaluasi kualitas sistem dilakukan berdasarkan karakteristik ISO/IEC 25010, yaitu kesesuaian fungsional, efisiensi kinerja, kompatibilitas, kemudahan penggunaan, keandalan, keamanan, pemeliharaan, dan portabilitas. Hasil menunjukkan bahwa sistem pemasaran digital yang dikembangkan meningkatkan efektivitas kegiatan promosi, mempermudah pengelolaan konten, meningkatkan penyampaian informasi, dan meningkatkan interaksi pelanggan. Berdasarkan hasil evaluasi ISO/IEC 25010, sistem tersebut memenuhi persyaratan pengguna dan cocok untuk diimplementasikan di PT Snapdev Digital Indonesia.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, C. (2026). Inovasi teknologi sistem informasi untuk kepentingan operasional perusahaan dalam pengembangan sumber daya manusia dan urusan umum dengan menggunakan metode agile berbasis website (Studi kasus: PT Teknologi Informatika Solusindo). RIGGS: Jurnal Kecerdasan Buatan dan Bisnis Digital, 5(1), 2902–2912. https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.5899

Anwar, C., & Hartono, R. (2025). Analisis kualitas perangkat lunak menggunakan standar ISO/IEC 25010 pada sistem informasi berbasis web. Jurnal Teknologi Informasi dan Sistem Komputer, 10(1), 25–34.

Anwar, C., & Hartono, R. (2026). Implementasi pengujian kualitas sistem informasi dan perangkat lunak pada aplikasi operasional perusahaan berdasarkan ISO/IEC 25010 (Studi kasus: PT Snapdev Digital Indonesia). Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer, 12(1), 307–325. https://doi.org/10.37012/jtik.v12i1.3294

Anwar, C., & Kom, S. (2025). Teori dan konsep manajemen perubahan teknologi informasi.

Anwar, C., Farizy, S., & Wijayanto, S. (2026). Implementasi ISO/IEC 25010 dalam evaluasi kualitas fungsional dan usability sistem informasi keuangan studi kasus PT Teknologi Informatika Solusindo. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika, 10(2), 3034–3042. https://doi.org/10.36040/jati.v10i2.17898

Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2022). Digital marketing: Strategy, implementation and practice (8th ed.). Pearson Education.

Dennis, A., Wixom, B. H., & Tegarden, D. (2021). Systems analysis and design: An object-oriented approach with UML (6th ed.). John Wiley & Sons.

International Organization for Standardization. (2011). ISO/IEC 25010:2011 Systems and software engineering—Systems and software quality requirements and evaluation (SQuaRE)—System and software quality models. International Organization for Standardization.

Kingsnorth, S. (2022). Digital marketing strategy: An integrated approach to online marketing (3rd ed.). Kogan Page.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2019). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2020). Management information systems: Managing the digital firm (16th ed.). Pearson.

Pressman, R. S., & Maxim, B. R. (2022). Software engineering: A practitioner’s approach (9th ed.). McGraw-Hill Education.

Rosa, A. S., & Shalahuddin, M. (2018). Rekayasa perangkat lunak terstruktur dan berorientasi objek. Informatika.

Salman, F., & Wijayanto, S. (2025). Evaluasi kualitas sistem informasi menggunakan ISO/IEC 25010 pada aplikasi berbasis web. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi, 8(2), 102–111.

Sommerville, I. (2019). Software engineering (10th ed.). Pearson.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tuten, T. L. (2023). Social media marketing (5th ed.). Sage Publications.

Whitten, J. L., & Bentley, L. D. (2021). Systems analysis and design methods (8th ed.). McGraw-Hill.

Downloads

Published

2026-07-10

How to Cite

Matthew Felix Hutabrat, Fikri Alazmi Pohan, & Chairul Anwar. (2026). Perancangan Sistem Digital Marketing Menggunakan Prototype dan ISO 25010 pada PT Snapdev Digital Indonesia. Switch : Jurnal Sains Dan Teknologi Informasi, 4(4), 102–127. https://doi.org/10.62951/switch.v4i4.931

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.